My Profile

gustinnarra

gustinnarra

Assalamualaikum,, Perkenalkan nama saya Agustina Wahyu Mulyawati. Teman – teman saya biasa memanggil saya Agustina, tapi berbeda dengan anak – anak MALIMPA, mereka memanggil saya Wati. Ya, sebenarnya Wati itu panggilan saya di rumah. Entah mengapa saya tidak begitu suka dipanggil Wati. Tapi ya sudahlah, itu juga nama pemberian orang tua tercinta. Saya asli Indonesia dan saya suka banget yang namanya puisi. Dari yang tidak bisa menulis panjang lebar, hingga akhirnya mulai menulis segala apa yang saya pikirkan. Sekarang saya mulai gemar menulis puisi di wattpad. Walaupun tentunya karya saya masih jauh dari kata sempurna daripada karya penulis wattpad lainnya. Jangan lupa ya temen temen sekedar mampir baca puisi saya di wattpad, judulnya “The silence Heart”. Ini karya saya yang pertama, jadi saran dan kritik dari teman – teman sangat saya butuhkan. “Tulisan yang anda tulis hari ini akan memberi semangat diri anda yang sedang bersedih di masa yang akan datang”. Saya lahir di Karanganyar, sebuah kota di provinsi Jawa tengah yang terkenal dengan julukan bumi INTANPARI. Dan kini perjalanan saya berlanjut di kota Surakarta, sekitar 14 km dari kota Karanganyar. Bukan apa apa, saya disini berusaha mewujudkan cita – cita orang tua saya (Eehh, kenapa cita – cita orang tua, yang sekolah siapa? Yang bercita – cita siapa?). Ya, saya kuliah di UMS, saya mengambil program studi PGSD. Walaupun ini bukan keinginan saya sendiri, tapi untuk masuk PGSD penuh dengan perjuangan. Dari mendaftar di Universitas Negeri, mengikuti tes di berbagai Universitas. Yang akhirnya saya diterima di UMS, yang menurut saya perjuangan itu tidaklah seberapa dibanding dengan dukungan dan motivasi yang diberikan oleh ayah saya. Mulai semester dua ini saya mulai menerima dan mencintai apa yang telah saya genggam, karena semester sebelumnya saya telah mengecewakan kedua orang tua saya. Saya akan perjuangkan cita – cita saya begitu pula cita cita orang tua saya. Bagi temen - temen semua yang ingin mengenal lebih dekat dengan saya, jangan sungkan – sungkan untuk kontak . Mari kita jalin tali silaturahmi demi perdamaian dunia. Kalau bukan kita, siapa lagi? Salam Hangat,

Tampilkan Profil Lengkap →

Asal Negara

Ramadhan Bulan Istimewa

Image result for bulan ramadhan

Al Quran diturunkan di bulan Ramadhan

Allah ta’ala berfirman :

شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ فَمَن شَهِدَ مِنكُمُ ٱلشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ وَمَن كَانَ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِّنْ أَيَّامٍ أُخَرَ يُرِيدُ ٱللَّهُ بِكُمُ ٱلْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ ٱلْعُسْرَ وَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ
“Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan ) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda ( antara yang hak dan yang bathil )“ ( Al Baqarah : 185 )

Imam Ibnu Katsir rahimahullah berkata ( Allah ta’ala memuji bulan bulan Puasa diantara bulan – bulan lainnya, dengan memilih bulan tersebut ( sebagai waktu ) diturunkannya Al Qur’an ) lihat Tafsir Ibnu Katsir 1 / 282

Syaikh Shalih Al Fauzan hafidzahullah berkata ( dalam ayat yang mulia ini Allah menyebutkan 2 keutamaan bulan Ramadhan: ……………. Yang kedua adalah dengan diwajibkannya puasa Ramadhan atas umat ini, sebagaimana firman Allah “ karena itu, Barangsiapa di antara kamu hadir ( di negeri tempat tinggalnya ) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, “ ) lihat ithaaful Iman bi Duruus Syahri Ramadhan hal. 15

Dibukanya Pintu Surga dibulan Ramadhan

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ، وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

“Jika bulan Ramadhan tiba, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu-pintu neraka, dan setan-setan dibelenggu” [2]

Bulan Ramadhan adalah Bulan Penuh Berkah

Lailatul Qadr ( malam kemuliaan ) adalah suatu malam yang ada pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, yang mana malam tersebut memiliki banyak sekali barakah dan kemuliaan, bahkan satu malam tersebut lebih baik dari seribu bulan.

“Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu Apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan Malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) Kesejahteraan sampai terbit fajar“ ( Al Qadr : 1-5 )

Diampuninya Dosa – Dosa dibulan Ramadhan

لْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللَّهِ إِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ

“Katakanlah: “Hai hamba-hamba-Ku yang malampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Az Zumar: 53).

Saatnya Mengubah Status dibulan Ramadhan

Kisah cinta Nabi Musa Menemukan jodohnya bermula dari perjalanan panjang Musa a.s dari Mesir, sebuah kota yang berada di Afrika (sekarang) menuju Kota Madyan (sebelah barat laut Hijaz, Arab sekarang).

Allah swt berfirman dalam QS Al-Qoshos:

فَخَرَجَ مِنْهَا خَائِفًا يَتَرَقَّبُ قَالَ رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ  (21)

وَلَمَّا تَوَجَّهَ تِلْقَاءَ مَدْيَنَ قَالَ عَسَى رَبِّي أَنْ يَهْدِيَنِي سَوَاءَ السَّبِيل(22)

Maka keluarlah Musa dari Kota itu (Mesir) dengan rasa takut menunggu-nunggu dengan khawatir, dia berdo`a “Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zhalim”

Dan tatkala ia menghadap kejurusan negeri Madyan ia berdoa: “Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar.”

Musa ketakutan? Ada apakah gerangan? Musa keluar dari negeri Mesir dengan perasaan takut, khawatir karena ia akan ditangkap oleh pengawal/tentara Fir’aun. Ini karena Musa baru saja membunuh salah seorang pemuda Qibthi (Bangsa Mesir) yang terlibat perkelahian dengan salah seorang pemuda dari kalangan Bani Israil. Peristiwa pembunuhan itu di luar prediksi Musa, ia bermaksud melerai perkelahian antara kedua pemuda tersebut. Ketika Musa bermaksud menolong pemuda dari Bani Israil, ia memukul pemuda dari bangsa Qibthi dengan tangannya, sehingga pemuda tersebut meninggal seketika.

Peristiwa terbunuhnya pemuda Qibthi (Bangsa Mesir) ini terdengar oleh Fir’aun sehingga ini menjadi bukti bahwa Musa merupakan bagian dari Bani Israil, yang pada saat itu Bani Israil adalah kaum yang ditindas di negeri Mesir, maka Fir’aun memerintahkan pengawalnya untuk menangkap Musa. Mengetahui bahwa dirinya akan ditangkap oleh pengawal Fir’aun, maka Musa memutuskan untuk meninggalkan Mesir, sembari memohon perlindungan kepada Allah:

رَبِّ نَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ

“Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zhalim”

Musa memohon perlindangan atas kezhaliman yang telah dilakukan oleh Fir’aun terhadap dirinya hanya karena ia bukan dari golongannya (Fir’aun/Mesir) melainkan dari golongan Bani Israil.

Musa memutuskan keluar dari Mesir, tempat dimana ia dilahirkan dan tumbuh besar. Tanpa meninggalkan pesan kepada keluarganya, tanpa pemandu jalan. Lazimnya orang yang baru pertama kali melakukan perjalanan, tentunya ia akan membutuhkan petunjuk jalan. Maka Musa pun memohon petunjuk kepada sebaik-baik Penunjuk jalan, Musa berdo’a:

قَالَ عَسَى رَبِّي أَنْ يَهْدِيَنِي سَوَاءَ السَّبِيل

Ia berdoa: “Mudah-mudahan Tuhanku memimpinku ke jalan yang benar.”

Maka lihatlah petunjuk yang Allah berikan, Musa dibimbing oleh Allah menuju  Kota Madyan, sebuah negeri yang terletak di sebelah utara Laut Merah. Allah menceritakan keberadaan Musa di Kota Madyan melalui ayat berikut:

وَلَمَّا وَرَدَ مَاءَ مَدْيَنَ وَجَدَ عَلَيْهِ أُمَّةً مِنَ النَّاسِ يَسْقُونَ وَوَجَدَ مِنْ دُونِهِمُ امْرَأتَيْنِ تَذُودَانِ قَالَ مَا خَطْبُكُمَا قَالَتَا لَا نَسْقِي حَتَّى يُصْدِرَ الرِّعَاءُ وَأَبُونَا شَيْخٌ كَبِيرٌ(23)

فَسَقَى لَهُمَا ثُمَّ تَوَلَّى إِلَى الظِّلِّ فَقَالَ رَبِّ إِنِّي لِمَا أَنْزَلْتَ إِلَيَّ مِنْ خَيْرٍ فَقِيرٌ(24)

Dan tatkala ia sampai di sumber air negeri Madyan ia menjumpai di sana sekumpulan orang yang sedang meminumkan (ternaknya), dan ia menjumpai di belakang orang banyak itu, dua orang wanita yang sedang menghambat (ternaknya). Musa berkata: “Apakah maksudmu (dengan berbuat begitu)?” Kedua wanita itu menjawab: “Kami tidak dapat meminumkan (ternak kami), sebelum pengembala-pengembala itu memulangkan (ternaknya), sedang bapak kami adalah orang tua yang telah lanjut umurnya.” (QS Al-Qoshos ayat 23)

Maka Musa memberi minum ternak itu untuk (menolong) keduanya, kemudian dia kembali ke tempat yang teduh lalu berdoa: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku sangat memerlukan sesuatu kebaikan yang Engkau turunkan kepadaku.” (QS Al-Qoshos ayat 24)

 

Resensi Buku “Agama”

P_20170509_140848.jpg

 

  1. Identitas Buku
    1. Judul Buku : Agama
    2. Nama Pengarang : Dr. Sudarno Shobron, M.Ag. DKK
    3. Nama Penerbit : Lembaga Pengembangan Al – Islam dan Kemuhammadiyahan (LPIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta
    4. Ketebalan Buku : 176 halaman
    5. Tahun Terbit : Juli 2015
  1. Pendahuluan

Buku “Agama” ini hadir sebagai salah satu usaha LPIK – UMS di dalam mewujudkan pandangan hidup yang berpangkal pada tauhid. Yang mana implikasi pokok tauhid ialah pemusatan kesucian hanya kepada Allah SWT.

  1. Ikhtisar Buku

Aqidah secara bahasa artinya simpul, kokoh, ikatan, dan perjanjian. Menurut istilah aqidah adalah sejumlah kebenaran yang secara fitrah dapat diterima secara umum dan tidak akan bercampur sedikitpun dengan keraguan serta dapat mendatangkan ketentraman jiwa.

Tauhid berarti mengakui keesaan Allah, kalimat tauhid akan memiliki makna yang utuh apabila difahami dengan 7 syarat, yakni al – ‘ilm, al – yaqin, al – qobul, al – inqiyad, al – shidqu, dan mahabbah. Esensi tauhid terdapat dalam kalimat “ la ilaha illa Allah”.

Rukun iman ada enam harus dapat dijadikan pedoman dan tumpuan dalam berpikir, bertindak, dan berbuat sesuatu. Iman memiliki fungsi dan hikmah yang besar bagi kehidupan, misalnya melenyapkan ketergantungan kepada benda, semangat manghadapi kematian, kemandirian, hidupnya terarah ke nilai- nilai yang baik, melahirkan sikap ikhlas, dan memberikan keuntungan dunia akhirat.

Sedangkan akhlak secara bahasa adalah adat kebiasaan, tabiat, budi pekerti, kejantanan. Secara istilah adalah perbuatan manusia yang lahir tanpa dipikirkan dan dipertimbangkan, bernilai baik atau buruk. Akhlak merupakan bentuk eksternalisasi iman yang jelas kelihatan. Ukuran perbuatan baik buruk antara akhlak, moral, dan etika terletak pada tolak ukurnya. Akhlak ukurannya al Quran, al Sunnah, dan hati nurani, moral ukurannya kesepakatan masyarakat, dan etika ukurannya akal. Ruang lingkup akhlak sangatlah luas, karena menyangkut semua segi kehidupan manusia, missal akhlak kepada Allah, manusia, keluarga, masyarakat, dan alam semesta.

  1. Kelebihan Buku
  • Penjelasannya sangat rinci
  • Terdapat kesimpulan dari setiap BAB, sehingga memudahkan pembaca untuk me-refresh materi
  • Terdapat daftar pustaka dari setiap BAB, sehingga memudahkan pembaca untuk mencari referensi dari sumber lain
  1. Kekurangan Buku
  • Ada beberapa kata yang sulit dimengerti
  • Kurang menarik untuk dibaca karena kertas yang digunakan kertas buram
  • Tidak terdapat indeks
  1. Pendapat Penulis

Buku ini sangatlah bagus untuk dipelajari, memuat persoalan – persoalan yang sangat mendasar dalam kehidupan keagamaan, yakni tentang aqidah, yang menyangkut hubungan manusia dengan Allah dan implikasinya dalam kehidupan sehari – hari. Buku ini juga membahas tentang akhlak sebagai manifestasi pemahaman manusia yang bertauhid.

 

 

DUSTA EMOJI

requestEmojis

 

Lepas, Lekas, Lelap dalam pelukan,

Hiruk pikuk jerit malam,

Membuatku tertawa tak bertepi,

Hilang sudah dekapan sang bintang,

menjadikan kering kerontang kerinduan,

Cemas bukan kepalang,

Melihat benteng mulai dipatahkan,

Hidup dalam genangan rasa tak menentu,

Membuat gila sang fajar,

Meraup cahyanya yang menyilaukan,

Bersandar dalam kepedihan,

Mencari makna yang ;tak terpikirkan,

Menyingkap dusta yang bersemayam,

Menghindar dibalik emoji yang berkelakar,

 Kebohongan mulai tertanam,

Karna emoji yang berbincang,

Tahan rasa tahan baja,

Demi kokohnya singgasana,

Sang raja mulai letih,

Menyimpan sakit dalam perih,

 

@Gustin_Narra

 

Kritikan Rembulan

46618_1323290976305_1651795255_774847_6178055_n

KRITIKAN REMBULAN

 

Hingar bingar kicau rembulan,

Menyayat ribuan kisah yang bertengger di balik awan,

Engkau menjadi candu,

Yang tak ada penawarnya.

Telak sudah senyummu,

Memberi melodi yang saling bersaut – paut,

Meninggalkan kenangan yang tak berkesudahan,

Melipur lara yang kunjung datang.

Bintang saling bergandengan,

Membentuk senyum kecil disudut rembulan,

Harapan demi harapan mulai kau rajut,

Tapi sang rembulan mulai menyudut,

Kesisi pejamnya malam,

Rembulan ingin, 

Tapi ia juga tak ingin,

Hanya ketulusan yang dicarinya,

Karna hanya tulus yang dapat mengisi kehampaan,

Hanya sebatas memori yang tertata rapi,

Hingga suatu saat nanti,

Ada kalanya rembulan mulai memilih kehendaknya.

 

@Gustin_Narra

KALAH KULINO

68f05841184baba8b5dfb0e4347d586c--javanese-creative

KALAH KULINO

 

Bayangmu mengingatkanku,

Akan pedihnya angin malam,

Yang menusuk rinduku,

Tanpa kata ku berpulang,

mencari kehangatan,

Berpendar dalam kesedihan,

Melamunkan sang rembulan,

Kata tak bias terucap, 

Karna biasa tak lagi ada,

Kau kini pergi,

Menyongsong masa depan,

Disini aku mulai mengerti,

Mengapa dan bagaimana,

Semua itu berproses,

Sepi hariku tanpa hadirmu,

Mencari alasan tuk berpenjar,

Tertawa demi kebahagiaan,

Tuhan memberiku kekuatan,

Tuk tetap berdiri,

 Teguh memegang keyakinan,

Jika memang takdirku,

Biarkanlah aku terbang,

Beriringan dengan angin yang berhembus bebas,

Bersama heningnya malam.

@Gustin_Narra

VIRUS KALAH KULINO

“VIRUS UNGKAPAN “WITING TRESNO JALARAN SOKO KULINO”

16585315_383883695308661_1940486453628764160_n

“Witing Tresno Jalaran Soko Kulino” adalah ungkapan yang sangat familiar di kalangan orang jawa. Yang bermakna “Cinta Tumbuh Karena Terbiasa”. Terbiasa bertemu, maen bareng, makan barreng, kegiatan bareng, organisasi bareng, tidur bareng. Upssss abaikan kata yang terakhir wkwkwk.

Ya, karena keterbiasaan itulah, yang membuat rasa – rasa yang berbeda mulai muncul. ungkapan itu ibarat virus yang sudah merajalela di masyarakat, aku pun juga merasakannya sekarang. jadi berwaspadalah dengan virus ini. Karena virus ini susah untuk diobati kalu sudah terbiasa.

Hati ibarat wadah untuk menampung benih – benih cinta, tapi apa guna hati yang dijaga kalau sudah mengidap yang namanya Virus kalah kulino. Kalau hati sudah memilih mau apa kau haa?? 🙂

Hidup adalah masalah untuk memilih. Dan yang berhak memilih itu adalah hati nurani yang bicara. banyak pilihan di hati, tapi ketika sudah terjangkit virus ini, hati sudah tak berdaya. Karna nurani yang bicara!

Ada lagu Witing Tresno dari Tony Q Rastafara, silahkan di download link dibawah ini 🙂 :*

Senja Rasa

wp-1482123757486

Senja Rasa

 

Senja Kau tau??

Apayang kini sedang kurasa

Rasa yang menembus peringai awan

Bertebaran dipusaran merah keemasan

Menyibak tirai kabut yang bergandengan

Senja kau mempesona dengan singgasanamu

Kau selalu ditunggu – tunggu dengan keelokanmu

Tapi kau juga mudah dilupakan 

Setelah gelap menyelimutimu

Kau tau senja….

Aku tak ingin sepertimu

Tapi aku bahagia saat bersamamu

Kau bilang begitu Rindu

Tapi nyatanya kau tertipu!

 

@Gustin_Narra

Bar Ca & Ve

09_20130201_0330-Bulletin-Place_decor,-closes-midnight

Bar Ca & Ve

Malam temaram, hinggap dalam pangkuan

Hingga burung camar berkutat dalam kicauan

Aduhai… Merdu nian!!

Kata sang Tuan sambil berjegang

Minuman bersoda sudah biasa

Arak yang belum ku rasa

Alunan biola berdendang lembut, bagai pena mengukir nama

Ayunan pinggul dan tarian kaki mengikuti irama

Menghadapkan jiwa pada nikmatnya dunia

Sampai tubuh lemas tak berdaya

Hanya karna seonggok minuman tak berwarna

Disini bukan tempat Ngopi

Tapi disinilah orang mencari hiburan semata

Hiburan berkelas tapi….??

Ya begitula!

Hanya mereka yang tau

 

@Gustin_Narra

Sekedar Ilusi

Hai gaes, apa kabarnya nih?? Kali ini mimin pengin ajak kamu kamu semua ber – baper ria wkwkwk, karna entah kenapa ya, mimin lagi suka nulis puisi yang bikin baper haha udahlah abaikan, selamat membaca 🙂

 

 

lari-dari-ilusi-cinta_1479215905-b

 

Sekedar Ilusi

 

Ketika nafas tersentak

Membuat birunya langit terhentak

Ilusi awan meringkap kenangan Haru Biru Langit Menyibak kerinduan

Ini bukan kata yang biasa terucap

Tapi inilah kata yang meringkap

Berteriak jenuh karna tak pernah terucap

berbisik bosan karna selalu terpendam

aku bukanlah binatang, yang hanya bisa mengaung ketika dibutuhkan

aku hanyalah seorang gadis yang sedang terjebak dalam penjara misteri

 

@Gustin_Narra

tulisan terbaru

Statistik Blog

  • 106 hits

Masukkan alamat surat elektronik Anda untuk mengikuti blog ini dan menerima pemberitahuan tentang pos baru melalui surat elektronik.

penggemar saya

  • 106 hit

Blog yang Saya Ikuti

Komunitas